MERDEKA.COM. Tingkat tindak kekerasan menjelang pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden 2014 terus terjadi. Terakhir, politikus Partai Demokrat Nova Riyanti Yusuf, kerap disapa Noriyu, mengalami teror yakni mobil dan rumahnya disiram air keras.Pengamat politik Ray Rangkuti mendesak polisi harus segera mengusut tindak kekerasan menimpa Noriyu. Koordinator Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) itu mengatakan, perbuatan teror semacam itu mencederai prinsip perbedaan pendapat dalam demokrasi."Yang paling mungkin dilakukan mendorong polisi segera menyelidiki. ...
Readmore
Post a Comment